Entri Populer

Showing posts with label DIVA Press. Show all posts
Showing posts with label DIVA Press. Show all posts

Monday, 4 December 2017

Belajar Bersedia Mendengarkan Anak; Review dan Giveaway buku Dear, Ayah dan Bunda karya Yenita Anggraini


 



Kehadiran anak memberi dampak berbeda-beda bagi tiap orang tua, ada yang haru, terkjeut, bingung, dan sebagainya. Satu yang pasti: kehadiran mereka membawa perubahan.

Buku ini dikemas dengan cara yang menarik. Tiap bab dibuka dengan ungkapan perasaan dari sisi anak, sejak mereka masih dalam kandungan. Kemudian, diikuti dengan penjelasan dari penulis.

Karena anak saya sudah tiga tahun setengah, pada bagian-bagian awal, saya merasa seperti sedang kilas balik. Ada beberapa hal yang saya sesali karena baru menyadari dampaknya, ada pula yang membuat saya berbangga hati karena sudah merasa melakukannya dengan sebaik mungkin.

Misalnya, saya dulu tidak IMD, hiks. Saya saat itu belum tahu kalau IMD adalah hak yang bahkan diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (hlm. 59). Atau mungkin, saat Kira lahir, peraturan yang disahkan tahun 2014 tersebut belum berlaku. Hal ini bisa menjadi dasar bagi para Ibu untuk mengomunikasikan kepada petugas kesehatan yang akan membantunya melahirkan.

Tidak hanya menunjukkan hal-hal yang akan dihadapi orang tua sejak dua garis di testpack mengumumkan kehadiran buah hati, buku ini juga memberikan solusi untuk menghadapinya. Mengapa kita mengalami morning sickness, dan bagaimana menghadapinya; apa saja yang menjadi sebab anak menangis, dan bagaimana menanganinya; pertanyaan ajaib yang sering muncul dari anak, dan bagaimana menjawabnya.

Setelah memasuki periode V (3–4 tahun), saya menemukan banyak hal yang sesuai dengan kondisi saat ini. Bagian “Kata Ayah Boleh, Kata Bunda Jangan” (hlm. 188) sering kami alami, haha. Ayah memang lebih santai, ya.
Perdebatan Ayah Bunda di depan anak tidak akan bermanfaat baginya. (hlm. 190)

Iya, kami bisa dikatakan tidak pernah bertengkar di depan anak, tapi berdebat. Saya melarang Kira makan cokelat sebelum tidur, malamnya tiba-tiba saya mendapati dia sedang mengunyah cokelat.

Dan ketika saya tanya, dia akan menjawab, “Tapi..., kata Ayah boweeeh.”

Hadew. 

Ungkapan curahan hati anak membuat saya menjeda diri sebentar sebelum membaca penjelasan di bawahnya. Saya bayangkan, bila anak saya yang mengungkapkan hal tersebut. Misalnya:
“Setiap kali bertemu teman Ayah Bunda, kalian selalu memintaku menyalami mereka. Bahkan, tidak jarang Ayah Bunda menyuruhku mencium pipi mereka. .... Tapi, pada orang lain yang tidak kukenal, aku tidak suka.... Bolehkah jika Ayah Bunda tidak memaksaku mencium mereka?” (hlm. 169)

Saya mengernyit, lalu mendapat gambaran ketika Kira tampak tidak suka saya minta menyalami beberapa orang. Belakangan, dia bahkan menjawab ogah-ogahan dengan kata, “Capek.”

Dan setelah membaca petikan itu, saya menjawab otomatis dalam hati: “Tentu saja boleh.”

Berikutnya adalah hal yang saya khawatirkan di masa depan, ketika Kira mulai masuk sekolah. Bagaimana jika dia diganggu? Langkah apa yang akan saya ambil?

Pada akhirnya, tiap orang tua akan memilih jalan masing-masing, sesuai dengan kondisi dan pengetahuan. Karena itu, baik untuk menimbun pengetahuan untuk kemudian disaring, mana yang sebaiknya diterapkan dan mana yang tidak.
Karena memang tidak ada orang tua yang sempurna. Yang terpenting adalah terus berusaha menemukan pilihan-pilihan terbaik sesuai dengan kemampuan, lingkungan sekitar, dan respons buah hati. (hlm. 52)

Nah, kamu bisa mulai bersiap dengan ikut giveaway buku ini. Ada satu buku Dear, Ayah dan Bunda untuk kamu yang beruntung.
Sssttt..., kalo menurut kamu masih sangat lama, buku ini pas banget untuk dijadiin kado untuk calon ibu atau pengantin baru.


Caranya gampang kok...
  1.  Like FB “Penerbit DIVA Press”.
  2. Kalau punya Instagram, follow @penerbitdivapress dan saya (opsional)
  3. Pastikan alamat kamu di Indonesia.
  4. Mari berimajinasi. Di atas, ada pertanyaan mengenai kekhawatiran saya ketika anak saya mulai masuk sekolah. Bayangkan saya sedang curhat ke kamu, saran apa yang akan kamu berikan?
  5. Tulis jawaban bersama nama dan alamat email di kolom komentar.
  6. Jawaban ditunggu sampai 10 Desember 2017. Pengumumannya Senin depan, 11 Desember 2017.
  7. Pemenangnya bakal diundi. Jadi, jawabannya santai aja, ya.
  8. Selamat berimajinasi dan semoga beruntung. (  ʃƪ)

Monday, 23 January 2017

Semacam LDR yang Beneran Jauh—(Review dan Giveaway buku Dark Romance karya Zephyr)


“Cinta bukan sesuatu yang bisa kau paksakan.”—p. 83


Seperti diketahui—oleh diri saya sendiri—saya jarang baca romance. Dan jarang tertarik sama cerita fantasi. Tapi, ketika buku ini sudah matang dari penggorengan selesai cetak, saya jadi tertarik menjadi salah satu yang mereview.
Alkisah....
“Di bawah naungan Freya—dewi kesuburan—Kerajaan Asyre yang agung ini berdiri. Tiga bangsa terbesar penghuni Kerajaan Asyre hidup berdampingan dalam damai. Bangsa devoile yang membawa sifat-sifat kegelapan dalam darah hitam mereka, bangsa fyriel dengan kebaikan berpendar dalam cahaya tubuh mereka, dan yang terakhir bangsa manusia—membawa kegelapan sekaligus cahaya di hati yang tersembunyi dalam tubuh lemah mereka.
“Namun kedamaian itu tak bertahan lama ketika seorang anak manusia bernama Hayden menemukan sebuah tambang legenda—Escudo. Senjata yang ditempa dari kristal Escudo sanggup membunuh bangsa devoile yang konon tak mempan serangan senjata apa pun….”—p. 9

Faye adalah seorang gadis bangsa fyriel yang lemah, terlihat dari pendar di sekitar tubuhnya. Tapi, ia telah membuat Kyrion, anak panglima perang kerajaan, jatuh hati. Meskipun demikian, Faye merasa tidak mencintai Kyrion. Apalagi, ada sahabatnya yang sejak lama terang-terangan mencintai pemuda itu.
Menjalani kisah gantung antara kakak-adik-zone dan cinta segitiga, Faye menjalani hidupnya tanpa terburu-buru.
Perubahan tempo dalam hidup Faye mulai terjadi ketika ia bertemu dengan seorang bangsa devoile bernama Eugene. Bukan sembarangan pemuda, Eugene adalah putra mahkota.
Meskipun saling tertarik, keduanya sadar mereka akan menjalani semacam LDR. Dan jarak di antara mereka bukan sekadar jarak. Kedua bangsa mereka bahkan masih saja berselisih. Bagaimana mereka menghadapinya?
Seperti dibilang di blurb buku ini, rasa tertarik keduanya dimulai karena rasa penasaran. Seharusnya, jika saling bersentuhan bangsa fyriel dan bangsa devoile akan saling menyakiti. Tapi, hal tersebut tidak berlaku bagi mereka berdua. Bagaimana bisa?
Jawabannya ada. Buku ini nggak menyisakan tanda tanya. Yang menarik justru ending-nya yang tak terduga. 
***
Tiga bintang untuk buku ini.
Judul: Dark Romance
Penulis: Zephyr
Penerbit: Senja
Tebal: 204 halaman
Tahun Terbit: Januari 2017
ISBN: 9786023913268
***
Nah, saatnya giveaway. Akan ada satu buku Dark Romance untuk kamu yang beruntung.
Caranya nggak ribet, kok.
  1. Kudu follow Twitter @divapress01 atau like FB Penerbit DIVA Press.
  2. Jawab pertanyaan ini: Menurut kamu, cinta tak direstui perlu diperjuangkan atau ditinggalkan? Berikan alasan dalam maksimal tiga kalimat.
  3. Share link giveaway ini melalui media sosial kalian (nggak harus Twitter) dengan hashtag #DarkRomanceGA (boleh mention saya di @muhajjah_)
  4. Tulis nama, link share, alamat email, dan jawaban pada kolom komentar di bawah.
  5. Pastikan alamat kamu di Indonesia.
  6. Jawaban ditunggu satu minggu dari sekarang. Pengumumannya Senin depan, 30 Januari 2017. 

Jangan lupa pantengin terus perjalanan GA buku ini di blog-blog selanjutnya.


Pekan 2 (30 Jan - 5 Feb): pinksreview.wordpress.com
Pekan 3 (6 - 12 Feb): irbatko.wordpress.com
Pekan 4 (13 - 19 Feb): romanitamore.blogspot.co.id

Nah, semoga beruntung. (  ʃƪ)

Monday, 1 February 2016

GA Buku Kumcer Reruntuhan Musim Dingin Karya Sungging Raga--Plus Pengumuman Pemenang




Cerpen pertama yang akan saya bahas dari 22 cerpen dalam buku ini adalah “Sidareja, Sebuah Alkisah”. Saya tertarik dengan cerpen ini karena tokoh yang diangkat oleh penulisnya.

Bercerita tentang pertemuan tidak sengaja seorang lelaki dan wanita dalam Kereta Pasundan dari Surabaya ke Bandung. Seperti umumnya pertemuan di kereta, si lelaki berusaha mencairkan suasana dengan mengajak si wanita berbincang-bincang. Pedekate.
Pada sebuah kota yang akan dilewati kereta itu, ada kerusuhan. Orang-orang menyerang kereta yang lewat. Dan, salah satunya Kereta Pasundan ini.

Serangan tersebut mengubah masa depan kedua tokoh ini. Perubahan memilukan. Tenang saja, bukan mati, kok. Lebih menyedihkan dari kematian. *eh

Apakah orang-orang yang sering mengedepankan emosi pernah memikirkan kemungkinan seperti yang dialami oleh kedua tokoh ini? Mungkin tidak. Karena emosi kebanyakan menutup mata dan hati.

Waktu memang telah membagi dirinya sendiri pada setiap manusia. Dan pada dua orang ini, pada si lelaki dan si wanita, waktu dan kereta bersepakat untuk membagikan kenangan.—p.99


Cerpen kedua adalah “Abnormaphobia”. Suatu hari, seorang wanita datang menemui psikiater, mengadukan bahwa dirinya tidak takut pada apa pun lagi. Apa pun. Tidak takut pada kecoak atau anjing tetangga yang galak. Tidak takut ketinggian, dimarahi bos, atau ditilang polisi. Bahkan, wanita itu tidak takut kesepian. Luar biasa menurut saya yang terakhir ini.

Setelah berbincang-bincang, saran psikolog itu sederhana:

“Saya sarankan, coba Anda menyeberang di Jalan Kaliurang. Anda tahu jalan itu, kan? Itu jalan yang nyaris mustahil dilalui penyeberang jalan karena semua pengendaranya adalah pembalap. Jadi, coba Anda menyeberang di jalan itu.”p.94

Sayangnya, wanita itu tidak menyimak dengan baik kata-kata si psikiater. Akibatnya, dia….
Oke, saya tahan sampai di sana karena saya tidak ingin merusak kebahagiaan kalian ketika membaca sendiri kisah ini.


Cerpen ketiga, “Reruntuhan Musim Dingin” yang menjadi judul kumcer ini.
Cerpen ini berkisah tentang kepercayaan dan kekuatan seorang wanita untuk menunggu.

Tidak ada tembok yang lebih kuat dari seorang wanita ketika ia telah percaya. –p. 69

Ya, kebanyakan, wanita yang sudah berhasil dibuat percaya akan jadi keras kepala. Bahwa semuanya baik-baik saja. Bahwa kekasihnya mungkin hanya sibuk saja. Bahwa kekasihnya hanya khilaf. Huft.

Bagi wanita yang telanjur percaya, ia adalah kekokohan yang tak tertandingi. Bahwa kelak, kepercayaannya akan membuahkan hasil. Bahwa kekasih yang hanya mengandalkan janji kelak akan kembali.

Tapi, bagi yang melihat, akan tampak seperti kalimat selanjutnya.

Tidak ada yang lebih menyedihkan di dunia ini kecuali melihat seorang wanita percaya pada sesuatu yang tidak mungkin.—p.69

Kedua kalimat itu dirangkai berdempetan oleh Sungging Rangga, sengaja memberi pujian lebih dulu, memaparkan kenyataan kemudian.

Kenyataannya, ketika  kita  melihat seseorang yang tampak sangat percaya pada seseorang yang kita tahu tidak dapat dipercaya, orang itu memang akan terlihat menyedihkan, bukan?

Barangkali, memang ada tempat-tempat yang lahir dari rahim kenangan. Sehingga setiap kali seorang merasa terikat padanya, ia tak bisa lagi melepasnya.—p.64

Ketika seseorang telah memutuskan pergi, dan kamu tidak punya cukup keberanian untuk menahannya, maka biarkan saja menjadi kenangan.

Begitulah. Kisah-kisah ini memang kebanyakan tentang cinta, yang—seperti yang disebut pada kover belakang—tak terduga. Baik tokoh, pertemuan antartokoh, maupun perpisahan mereka.

***




Sekarang, saatnya membagikan satu buku ini buat kamu yang beruntung. Akan ada satu orang yang beruntung mendapatkan kumcer ini.

Hidup sejatinya adalah mengenai perputaran perjumpaan dan perpisahan tanpa henti. Buat satu kalimat tentang perjumpaan atau perpisahan tak terduga yang pernah kalian alami… dengan menggunakan minimal salah satu dari tiga kata kunci yang saya italic dari kutipan buku Sungging Raga di atas.

Format Jawaban: Nama, twitter/FB, dan jawaban.
Pastikan kamu berdomisili di NKRI, ya. 
Syarat lainnya cukup follow Twitter @divapress01 atau like fanspage Penerbit DIVA Press.

Udah, gitu aja.

Yang kalimatnya paling menarik akan mendapatkan satu buku kumcer ini.

Semoga beruntung.... 
(づ ̄ ³)~



Nah, setelah bertapa di bawah Gunung Huaguo *halah*, akhirnya, sudah ditetapkan pemenangnya.
Selamat untuk yang beruntung:


Nama: yunia fatina
Twitter: @yfatina


Kenangan senantiasa tercipta dan hanya akan dikenang saat semuanya kian hampir ke perpisahan.

Silakan kirim alamat kamu ke email: m.saratini@gmail.com atau inbox ke FB: Muhajjah Saratini, ya. 


Dan, terima kasih kepada semua yang udah ikutan...
*salaman satu-satu*

Coba lagi keberuntungan kamu di blog-blog ini:

dionyulianto.blogspot.co.id/  (8 – 14 Februari 2016)

ginteguh.tumblr.com/   (15 – 21 Februari 2016)

bibliough.blogspot.co.id/ (22 – 28 Februari 2016)




Pages